Langsung ke konten utama

Tentukan warnamu

Mengamati gaya belajar anak hari 7

Mengamati aktivitas bermain warna
Ada acara playdate mewarnai pelangi. Dengan anggota lengkap menuju tempat playdate di taman andang. Daftar per keluarga, dan pas acara mewarnainya mas Ghaza dan ade Haura mlipir.
Ghaza tidak begitu tertarik dengan permainan warna lebih suka keliling mengamati sekitar. Masuk kinestetik.
Ghaida sangat tertarik padahal sebenarnya dirumah sudah sering bermain warna. Masuk ke visual
Haura ngikut mas nya keliling. Ikut kinestetik tapi masih ngikut2 aja haura mah hehhe
Setelah selesai acara Ghaida tetep semangat bikin lagi dan mas Ghaza ikutan juga. Tapi hasilnya bener bener deh hehehe bikin bingung apa yang dibikinnya kwkwkk full kertas dikasih warna campuran semua warna. 
Cerita awalnya ada rumah terus tiba tiba ada badai terus jadi ada angin topan rumahnya hilang gelappp semua warna kertasnya. Kwkkkwkw it's ok lah apapun imajinasimu itu nak..
Haura pun ikut bikin dan yah masih tahap awal bermain warna. Lebih suka main warna ditangan. Belepotan iyes bangettt.. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Aplikasi hari ke 7

Untuk urusan download pake aplikasi keepvid.com Bisa download dari youtub dan bagusnya lagi bisa dikonversikan menjadi mp3. Jadi sesuai dengan kebutuhan.

Math in the shop

Critanya hari ini jalan jalan ke kota ke pasar tepatnya dengan maksud mencari baju seragam untuk ponakan. Belajar matematika memang bisa dimana saja. Bisa dijalan raya , menghitung ada berapa mobil yang sedang berhenti di lampu merah, menghitung becak yang sedang parkir di sepanjang jalan. Sambil belajar dan bisa menahan mata dari rasa kantuk si kecil ^^ Setelah sampe ditoko juga media untuk belajar berhitung masih ada. Dari menghitung sarung yg di tata rapi, menghitung warna yang sama , menghitung patung. Semuanya bisa jadi media. Dan haura pun menikmatinya.  Sambil menyelam minum air , sambil berhitung sambil menghilangkan kebosanan saat menunggu berbelanja.

Aliran rasa

Kali ini saya merasa tidak full dalam menghadapi challenge ini. Kebetulan bertepatan dengan launching si kecil di perut. Yang pada awalnya sudah merencanakan dan sudah ada beberapa kegiatan yang tersimpan setelah kehadiran si kecil seperti buyar semuanya. Kegiatan tidak terkendali dan saya pun mulai disibukan dengan sikecil. Semoga challenge ke depan bisa diikuti dengan baik