Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label "gaya belajar anak "

The result

Setelah 10 hari mengamati gaya belajar anak saya ambil kesimpulan bahwa masing masing anak berbeda . Mas Ghaza cenderung auditori *Membaca dengan menggerakan mulutnya *Tidak perlu melihat yang berbicara hanya mendengarkan saja sudah cukup *Tidak terganggu dengan suara suara asing saat membaca atau beraktivitas Mba Ghaida cenderung visual *Menyukai warna * Suka kerapian dan keteraturan * Terganggu dengan suara asing ktika membaca atau beraktivitas * Lebih suka menulis untuk mengingat informasi Ade Haura cenderung visual * Menyukai warna * Terganggu dengan suara asing * Melakukan sesuatu sesuai dengan yang dilihat * Suka melihat tampilan visual dan mudah mengingatnya Semoga dengan menemukan cara gaya belajarnya, sebagai orangtua saya bisa memberikan informasi yang diperlukan secara tepat. Walaupun dalam berjalannya waktu bisa berubah untuk gaya belajarnya. Tetap semangat membersamai anak anak

Membuat Jeli sendiri

Mengamati gaya belajar anak hari 10 Pengamatan pembuatan jelli  Ada usulan untuk pembuatan jeli dirumah. Selain simpel bahannya , caranya juga mudah untuk dilakukan anak anak. Dan paling cepet ngabisinnya  Jadilah membuat jeli dirumah. Ghaza sudah bisa melakukan sendiri hanya perlu diingatkan saja untuk takarannya. Masuk auditori Ghaida pun bisa melakukan sendiri karena mungkin sudah terbiasa melihat tetapi seringkali bertanya apakah sudah benar ? Masuk kategori visual. Sesuai instruksi bundanya. Haura masuk kategori visual karena dengan meniru apa yang di lakukan mba Ghaida.  Bikinnya lama makannya ga nyampe 2 jam habis ludes tak tersisa itulah nasib jelli 

Time for review

Mengamati gaya belajar anak hari 9 Kali ini yang diamati saat menceritakan kembali buku yang seringkali dibacakan sebelum tidur.   Ghaza saat bercerita mata ke atas dan kebawah. Cocok dengan tipe auditori Ghaida saat menceritakan kembali mata bergerak ke kanan dan kekiri. Cocok dengan tipe auditori juga. Haura saat bercerita mata ke atas dan kebawah. Masuk kategori visual.  Diselingi cekikikan kalo lupa. Ah... hari terasa indah kalau jadwalnya anak anak bercerita jadi tidak monoton bundanya aja yang cerita. 

Time for reading

Mengamati gaya belajar anak hari ke 8 Aktivitas membaca Aktivitas membaca juga menjadi aktivitas yang mulai dibiasakan.  Kunjungan ke toko buku ataupun ke perpusda menjadi agenda pilihan tiap bulannya.  Kalau mau yang gratisan ya ke perpusda , tinggal cari buku nongkrong bisa sampe lama. Gaya membaca buku anak anak Ghaza membaca tidak bersuara dan mulutnya komat kamit dan tidak terpengaruh kalau ada yang mengganggu. Fokus pokoknya. Masuk kategori auditori Ghaida lebih suka menulis dan mudah terganggu jika ada suara sedikit. Masuk kategori visual Haura menjadi pendengar yang baik. Dan terkadang pura pura membaca mulutnya komat kamit ngalahain mbah dukun hihihi.. Padahal entah apa yang dia baca.  Masuk kategori auditori. Semangat membaca...

Tentukan warnamu

Mengamati gaya belajar anak hari 7 Mengamati aktivitas bermain warna Ada acara playdate mewarnai pelangi. Dengan anggota lengkap menuju tempat playdate di taman andang. Daftar per keluarga, dan pas acara mewarnainya mas Ghaza dan ade Haura mlipir. Ghaza tidak begitu tertarik dengan permainan warna lebih suka keliling mengamati sekitar. Masuk kinestetik. Ghaida sangat tertarik padahal sebenarnya dirumah sudah sering bermain warna. Masuk ke visual Haura ngikut mas nya keliling. Ikut kinestetik tapi masih ngikut2 aja haura mah hehhe Setelah selesai acara Ghaida tetep semangat bikin lagi dan mas Ghaza ikutan juga. Tapi hasilnya bener bener deh hehehe bikin bingung apa yang dibikinnya kwkwkk full kertas dikasih warna campuran semua warna.  Cerita awalnya ada rumah terus tiba tiba ada badai terus jadi ada angin topan rumahnya hilang gelappp semua warna kertasnya. Kwkkkwkw it's ok lah apapun imajinasimu itu nak.. Haura pun ikut bikin dan yah masih tahap awal bermai...

Menjadi pendengar yang baik

Mengamati gaya belajar hari ke 6 Judulnya mengamati anak anak saat dibacakan buku.  Anak anak sangat suka sekali dibacakan buku, terkadang sudah menyiapkan sendiri buku mana  yang harus dibacakan. Sudah menjadi sebuah kebiasaan pada saat menjelang tidur.  Kali ini tugas abinya yang membacakan buku. Dan semua sepakat untuk dibacakan satu buku saja.  Judulnya 45 hewan di zaman nabi ( serial kisah hewan penambah iman ) . Langsung mereka menyiapkan posisi nyaman. Ghaza pendengar yang baik tidak perlu melihat gaya yang sedang bercerita. Masuk ketipe auditori Ghaida mendengarkan sambil melihat abinya yang sedang bercerita. Masuk ketipe visual, walaupun akhirnya terkapar tertidur hehhe Haura mendengarkan tanpa perlu melihat masuk kategori auditori. Dan hanya membaca 2 judul sudah terlelap. Ditutup dengan membaca doa sebelum tidur. Malam ini bundanya libur membacakan buku untuk anak anak alih profesi menjdi pengamat dan tukang candid 

Belajar lewat poster part of body

Pengamatan hari ke 5 Acaranya pembelajaran part of body Media yang digunakan made in sendiri poster bagian dari tubuh. Poster ditempel di tembok agar mudah terlihat dan terbaca dan tentunya dengan komposisi warna yang menarik alias colourfull agar anak anak tertarik mlipirrr untuk sekedar intip intip atau tanya ini namanya apa Untuk hal ini semua masuk kategori visual auditori.  Malam ini bermain tebak tebakan bunda yang mengeja anak anak antusias menunjuk bagian tubuh pada gambar. Ghaza dengan lancar menunjuk karena memang sudah bisa membaca dengan baik Ghaida juga bisa menunjuk tapi sesekali harus dipancing dengan penjelasan fungsi dari bagian tubuhnya Haura masih ikut ikutan , paham hanya beberapa bagian utama saja . Seperti kepala kaki tangan mata hidung. Lainnya ya ya aja ^^ Alat peraganya kita bikin sendiri. Abinya yang menggambar , anak anak yang mewarnai dan bundanya yang memberi keterangan dan yang nempelin rame rame  Selama ini anak anak mem...

Cara belajar

Pengamatan hari ke 4 Kali ini mengamati cara anak anak belajar Dalam belajar matematika mas Ghaza sudah masuk dalam perkalian dan pas banget ada tugas untuk membuat tabel perkalian. Walaupun sudah dibuatkan tabel tetep saja tidak mau melihat tabel. Maunya bunda nya yang menjelaskan yang menjabarkan malah terkadang pake penalaran contoh cerita. Masuk kedalam kategori auditori Mba Ghaida lebih suka dituliskan, diceritakan lewat gambar. Misalkan ada penambahan maka saya gambarkan apel ada 5 buah anggur 5 buah nanti total buah dikeranjang berapa. Jadi dibuatkan gambar gambar yang mewakili. Ini masuk kedalam kategori visual auditori Haura juga suka melihat gambar gambar besar sambil berhitung. Memang akan terasa lebih real dengan melihat gambar. Apalagi kalau full colour.  Masih masuk kategori visual

This is my style ..

Mengamati hari kedua Yes... masuk hari kedua kali ini dengan mengamati gaya penampilan anak anak  Ghaida selalu merapikan mukena dengan lipatan lipatan yang lucu dan rapi. Dalam berpenampilan suka sekali mencocokan antara warna baju celana dan jilbab.  Masuk kedalam kategori gaya belajar auditori dan visual  dimana sangat  suka kerapian dalam penampilan diri. Begitu juga dengan mas Ghaza. Kalau celana biru ya cari kaos yang ada warna birunya. Kadang emak yg tetiba harus nyetrika ketika baju yg dirasa cocok belum disetrika    Masuk kedalam kategori  gaya belajar auditori dan visual  Haura masih belum  mengerti. Jadi alakadarnya saja  pilih baju sendiri dengan warna yang seadanya. Atau dengan  diberikan pilihan jika masih berdiri di depan lemari . "hayo mau pake baju yang mana ? lalu memberikan saran dengan menjelaskan  dulu definisi bajunya. "mau pake baju oren ?  yg masih baru yang beli dipasar. " se...

Mendengarkan lagu

Pengamatan hari ketiga Ada lagu favorit yang termasuk new comer. Lagu menghafal bilangan dalam bahasa arab. Dan ternyata di sekolahan mereka lagu itu disetel setiap hari. Jadilah Ghaza Ghaida masuk kedalam gaya tipe belajar auditori karena dengan mendengarkan saja sudah cukup paham dan hafal ketika sudah dirumah. Kadang terdengar sayup sayup mereka menyanyikan lagu itu dirumah. Beda lagi dengan Haura. Sering mendengar mas mba nya menyanyi tapi masih belum terlihat paham. Stelah ubek ubek yutub dapatlah lagunya. Barulah setelah dapat vidioklip nya haura jadi hapal dan mudah ingat berikut dengan gaya gaya si penyanyinya   #☺☺☺ Masuk kedalam tipe visual

Pilih aktivitasmu

Hari pertama pengamatan.... Aktivitas yang diamati hari  dibuat berbeda memang mengingat usia yang berbeda. Anak anak boleh menentukan aktivitasnya sendiri Ghaza hari ini membaca  kisah kisah. Dan kalau sudah membaca dia akan tahan lama dan tidak mudah terganggu apabila ada keributan. Cocok sekali dengan tipe belajar visual  Mba Ghaida hari ini membaca juga tapi tidak tahan lama berikutnya sudah memilih untuk menggambar dan menggunting. Lebih suka dibacakan daripada membaca sendiri. Cocok dengan tipe belajar auditori. Dan akhirnya memilih aktivitas lain gunting menggunting.  Haura hari ini bermain karet, menggandeng karet. Awalnya belum bisa masih bingung setelah dijelaskan sambil melihat dipraktekan hanya 2x contoh langsung bisa dan semangatt gandeng menggandeng. Masuk kedalam tipe auditori yang harus dijelaskan untuk instruksinya dan cepat paham

Memahami Tipe Gaya Belajar Anak

Tantangan berikutnya ini tentang bagaimana kita memahami tipe belajar anak anak agar informasi  yang  kita sampaikan dapat diserap dengan baik. Tantangan yang super banget karena harus diadakan pengamatan per anak dan butuh proses dan kejelian. Ada tiga tipe gaya belajar anak yaitu : 1. Visualisasi yaitu mengakses segala macam informasi melaui akses visual , gambar , catatan, tabel dan hal hal yang terkait . 2. Auditori yaitu mengakses segala macam informasi lewat suara, bunyi bunyian , lagu  dan pemahaman pelajaran dan mnjawab dengan lagu atau dengan hal hal yang terkait 3. Linguistik yaitu mengakses informasi lewat gerakan tubuh , emosi dan koordinasi dan hal hal lain yang terkait  Sebenarnya sudah agak terlihat tipe gaya belajar masing masing anak. Seperti mas Ghaza ( 8y 4m) cenderung ke visualisasi , mba Ghaida (6y 8m) cenderung visualisasi , ade Haura ( 4y 1m) cenderung auditori .   Tapi disini masih dalam tahap menerka , menebak akan kecenderung...