Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2017

Aliran rasa

Setelah melewati tantangan 10 hari yang dirasakan adalah wow. Ternyata anak anak memang punya cara sendiri untuk bermain. Terkadang orangtuanya lah yang membatasi. Kadang orangtuanya lempeng aja saat main, terbatas aturan yang ditentukan. Dan ini yang harus mulai dirubah dan mulai belajar Think out of the box. Seperti main kaos kaki sampe dikeluarin semuanya buat main masak masakan menu martabak, padahal kalau dilihat waduhh jauhh kwkwkwk.. Tapi saat mereka memainkannya terlihat sinar kebahagiaan dalam bermain, mereka menikmatinya. Emak yang cengar cengir dipojok liat anak anak bermain.  Dan dengan sukarela terlibat dalam permainan berperan sebagai pembeli 😍😍 Terkadang mereka kreatif sendiri dalam menciptakan mainan tanpa terduga dan membuat emak cukup ber ooooo panjang 😅😅 Dan sebagai orangtua saya mencoba untuk  memberikan paparan contoh kreatifitas untuk mereka seperti membuat ketapel dari ranting pohon, membuat karya dari bungkus kop...

Main di kebon

Judulnya main di kebon. Apa saja bisa buat mainan. Seperti tadi nih ada pohon katuk tinggi ada tali panjang jadilah mainan. Kata mba Haura hayukk tarik tambanggg... sambil ketawa ketiwi diliatin. Selesai dengan tarik tambang ada lagi hiya hiya hiya naik kuda... whatt bunda senyum senyum ditahan. Apapun itu nak... selamat bermain Eh lupa itu pohon katuk lho mbak 😉😂😂 Lain lagi mbak Ghaida   liat rumput seperti kangkung kangkungan kami menyebutnya. Langsung buat main masak masakan. Siapkan talenan panjaaang khusus untuk mainan dan pisau yang tidak begitu tajam khusus buat iris iris. Jadi deh main masak masakan kita Cukup sederhana dan tentunya yang paling penting bahagiaaaaa... 😙

Main ketapel

Lagi musim di sekitar rumah main ketapel. Alhamdulillah karena hidup di desa masih dengan sangat mudah membuat ketapel sendiri. Cukup mencari pohon tetean cari bercabang dua lalu potong , brsihkan kulitnya tinggal dipasang karet  pentil sepeda. Untuk pelurunya pake tutup spidol yang sudah tidak terpakai. Insy aman untuk main. Dan malam ini judul mainnya ketapel in the house. Yang awalnya cari sasaran nyari cicak. tapi ga nemu nemu. Jadilah bikin sasaran sndiri. Pake botol , ambil jarak lalu siap siap tarik ketapelnya fokus dan lepaskan.... Melatih konsentrasi juga, awalnya pada ga bisa  kena sasaran botolnya tapi lama lama bisa juga. Cukup konsentrasi fokus. Main ketapel ini mah hampir sama kya main panah cuma ini kecil alatnya dan lebih mudah penggunaanya kalau panah kan gede dan membutuhkan ketrampilan khusus. Jangan lupa perhatikan pelurunya mengarah kemana ya , stok peluru limited 😉 Konsentrasi Fokus Lepaskan ... jangan lupa cari lagi pelurunya jatuh dimana h...

Bermain kaos kaki

Awalnya iseng kaos kaki adik bayi dilepas2in. Aha  emak punya ide  " Hayuk sini lomba  pasang kaos kaki bunda aja. Cepet cepetan ya dan yes akhirnya kakak berdua setuju. Ambil perkap sepasang  kaos kaki 😍 Dan  hitungan ketiga dimulai... tarik sana sini. Et dah pelan pelan sayang  sampe ada benang yang nyangkut di kaki.. hahhhaha. Mereka cekakakan bae. Dengan  semangat 45 sambil berhaha haha  dan hasilnya mas nya cepet  tapi salah , jempol g masuk lubang. Mbaknya berhasil dan rapi walapun pelan. "Yeayy berhsill..." Mainan diulang sampe beberapa kali sampe apal dan hasil sudah oke. Adik bayi mulai ribut dicuekin, jadinya gantian bunda beralih dengan adik bayi. Daann selanjutnya .... . Wah mereka punya ide buat  main masak masakan  bikin martabak. Kaos kaki dilipat  jadi martabak , kaoskaki yang dipake di tangan buat cempal biar ga panas. dan solednya dari plinteng atau ketapel. Ah.. ada ada aja mereka Selama ide m...

Stempel dari buah manggis

Ini dia manggis terakhir yang awetnya bikin gregetan yang liat. Diminta ga boleh tapi ga dimakan makan. Judulnya the last mangosteen yang most wanted hehhe. Punya mba Haura , kl lg di rayu diminta jawabnya buat nanti , belum kepingin dimakan. Yo wes sabar ya mas mba kalau liat manggis duduk manis di meja 😂😂 Siang ini akhirnya kepake juga si manggis. " Mba bikin stempel yuk pake manggis  ." langsung dapat jawaban yes. Setelah ceki ceki ternyata pewarna makanan stoknya habis dirumah. Akhirnya hunting pewarna makanan. Ketika mbaknya pulang mulai deh plak plok plok bikin stamp. Cukup sederhan saja caranya. Tuangkan pewarna pada tempat yang ceper udah deh tinggal di clup manggisnya dan plok di kertas. Untuk hasil yang bagus harus diratakan dulu pewarna yang menempel di manggisnya biar ga mblobor warnanya. Dan jadilah.. ah cuantikkk juga Biarkan kering lalu kasih nama deh Having fun with colour kids... 😍😙

Manggis oh manggis

Dari hari kapan sudah request buah manggis padahal belum musim. Kebetulan pas ditukang buah ada,  niat awalnya beli mangga tapi karena untuk melunasi janji yang tertunda jadilah beli manggis juga. " Bunda ada manggis, hayok beli. Kalau ada manggis katanya mau beli. " Baiklah kita beli manggis. " Pilih yang empuk ya, karena kalau yang keras isi dalam buahnya jelek. " Mulai deh ikut pijat pijat si manggis. " Sampai dirumah disambut penuh bahagia  si manggis karena memang sudah dinanti sejak lama. Rasanya yang asem seger memang bikin ketagihan. " Jangan dibuang kulitnya, nnti mau buat mainan. " request mba Ghaida. Jadilah buat mainan , diulek ulek dikasih air. Untuk kulit bisa untuk main stempel bunga. Ah.. manggis selain rasanya di nantikan , kulitnya pun dinantikan untuk mainan ^ ^                                                       ...

Hujan hujanan

Alhamdulillah hujan tanpa angin tanpa petir, dan sehatt.  Baiklahhh... boleh hujan hujanan Betapa mereka bahagia sekali main hujan hujanan. Momen yang ditunggu karena sempat tertunda karena dari kemarin hujan bonus petir, trus ada yg sedang tidak fit juga. Akhirnya hari ini bisa berhujan hujanan ria. Dari yang main kapal pake sendal jepit , mandi bagaikan dibawah shower *padahal mah dibawah talang air xixixix sampe terakhir membuat kolam kolaman dengan membendung air pake batu. Emakpun cukup memantau dari jauh sambil candid berhubung sedang gendong adik bayi. Maunya sih main hujan hujanan bareng pasti lebih asik dan seruuuu 😉😍😍

Tiup stik

Diluar hujan masih deras, mau hujan hujannya tidak diijinkan karena ada angin. Jadi cukup main di dalam rumah. Stok stik masih lumayan jadilah mereka main tiup stik. " Hayuklah main tiup stik, mumpung masih banyak nih stiknya " Langsung deh ber hu hu niup bergantian. Kalah menang hal yang biasa dalam permainan. Walapun drama masih tetep ada bagi yang kalah mainnya hihihi.. Kalau pas jaman emak kecil dulu sih  main tiupnya  pakenya kapur . Jadi yang ditiup kapurnya ,  nnti diberi garis dilantai dan ditentukan nilainya per garis trus tiup deh. Pas kapur tulis berhenti nah disitulah nilai yang dapat. Nilai yang paling bannyak dialah yang menang. Ah.. ketahuan saya ada di jaman kapan kwkw 😂😂 Permainan tiup stik ini bisa belajar strategi, kemenangan ditentukan dari kekuatan tiupan dan arah tiupan. Yang sudah menguasai mas Ghaza dan mba Ghaida. Kalau mb Haura niupnya bisa semangat tapi yang keluar bukan anginnya tapi ludahnya kwkkw 😂&#12...

Rumah kardus

Ada kardus gede bekas mesin cuci awalnya mau diungsikan dibuang karena lumayan makan tempat. Tapi ketika bocah ngeliat kardus besar sudah deh adaaa aja yang dipikirin. Jadilah rumahku istanaku. Gerah sumpek iya kalau ngeliat sekotak gitu apalagi kalau semua krucil masuk gimna ga sumpek ya. Itulah anak anak yang penting seneng aja. Mainan boneka pindah ke rumah kardus,  mainan miniatur hewan yg kecilpun ikut diboyong. Ketika satu persatu keluar dari rumah kardus emakpun menyampaikan pesan. " Kalau sudah selesai mainan tolong dikembalikan lagi ya." " Iya bunda... nanti ghaida masih pingin main." Baiklah , saya tinggal ke belakang. Agak lama saya balik lagi dan kardus masih ada. Sudah mau keluar tanduk aja. Betapa terkaget kaget ternyata ada penghuninya dirumah kardus. Dan penghuninya pun sedang terlelap tidur zzzzzz 😂😂 Baiklah....

Tendaku

Suatu sore ketika masih terdengar rintik hujan diluar sana." Bunda main apa lagi ya.." Melihat seprei ditumpukan lipetan baju langsung deh cuzz "yuk ah bikin tenda bunda" Bikin tenda tendaan adalah aktivitas yang asik untuk anak anak Jadilah kita bikin tenda ala ala kita , bermodalkan seprei yang lebar.   Cukup simpel dan sederhana tapi cukup mewakili apa yang disebut dengan tenda. Walaupun tidak sempurna tapi cukup membuat anak anak bahagiaaahh. Aktivitaspun bisa dilakukan disini dari yang main puzel , jual jualan, baca buku sampe ngaji. Anak anak sangat menyukainya, kapan kapan deh insy kita camping beneran dengan tenda yang beneran ^^

Bunga bungkus kopi

Next day... Sisa gunting gunting bungkus kopi dibuang sayang . Yo wes nak kita bisa bikin apa nih dengan sisa sisa ini, kyaknya sayang dbuang ya. Ada usul ??? Lampion, bunga , gantungan, tempel menempel Jadilah bikin hiasan bunga yang rencananya akan ditempel di kertas dan jadi hiasan dinding. Caranya lebih simpel , ukuran disamakan trus  dilem sampai 5 kelopak. Menggunakan lem bakar. Mbak Ghaida sibuk potong potong dan yang pegang lem mas Ghaza. Ade haura sebagai pengamat dan itung itung hasil bunga yang sudah dibuat. Alhamdulillah bungkus kopi terpakai semua ^^

Menganyam bungkus kopi

Mba Ghaida tidak masuk sekolah karena sakit cacar  dapet estafet dari mas nya yang sudah duluan kena. Untuk mengusir kebosanan dirumah jadilah ngoprek bungkus kopi. Awalnya bungkus kopi dikumpulin karena infonya bisa dituker 10bungkus dengan satu kopi karena keasikan ngumpulin pas ditanya ke penjualnya welahhh waktu penukaran sudah habis 😂😂 Baiklahhh, kebetulan nih kita bisa pake buat yang lain. Yuk kita bikin bikinan, - Langkah pertama kita bersihkan dulu biar nanti g ada semut yang ndeketin, setelah itu jemur dan dilap - Gunting sesuai keperluan dan lipat - Mulai deh anyam menganyam Untuk tingkat kesulitan lumayan soalnya ini baru pertama kali mencoba bikin. Langsung cuzz googling cara menganyamnya. Dan hasilnya pun masih perlu diperbaiki lagi kedepannya. Sambil menunggu bungkus kopi lagi. Bundapun jadi ikut belajar. Alhamdulillah bisa mengalihkan kebosanan mbak Ghaida selama cuti dirumah ^^

Cumpang alang alang

Mba Haura 4y itu palingg suseh sama yang namanya keramas. Alasannya perihh nda kalau keramas. Padahal kalau lagi main air nih diguyur guyur sendiri no problemo hihihi Emak atur strategi deh, seperti pagi ini setelah 2 hari ga keramas dibujuk dirayu ga mempan. Kali ini harus berhasil. Semangatt.. " Mba, yuk cumpang alang alang , pake bak mandi nya adik halin. Kebetulan airnya masih anget nih sekalian berendam. " Terlihat doi masih mikir mikir. " Hayukk.. nanti keburu dingin " and finally yesss dia mau. Buka baju sendiri langsung masuk bak. Bunda siapp. Mulai deh dengan lagu andalan " cumpang alang alang rambut pendek kumannya hilang... " sambil melakukan aksi keramas. Alhamdulillah done, selanjutnya... " Gimana rambutnya setelah keramas, wangiiii lembut lagi. Nanti nyisirnya jadi gampang. Aksi berikutnya ambil sisir sendiri nyisir sendiri. Alhamdulillah done keramas tanpa marah marah 😘

Otak atik stik bikin asikk

Stik es krim kl saya liat nih lempeng gitu.  Setelah kemarin dipake buat ngadu sama temen temennya dirumah sekarang tinggal diotak atik asik. Lumayan cantiikk jadinya, dibentuk sedemikian rupa dan di hias pake spidol ditulisin. Wah bunda malah baru kepikiran ternyta keren juga ya kalau dibentuk seperti itu. Jdi yang awalnya lempeng lurus tak mengandung nilai seni bagi saya setelah dimake oper sma anak anak jadi amajing 😍. Mulai dibentuk , ada yang ditulis ada yg cuma dihias pinggir saja. Awalnya sih sudah curiga aja , waduhh mba mas mau dbikin apa kok nyari cutter. Selidik punya selidik welahh sudah lagi isik2 stik tak lupa candid hihihi Pesen bunda hati hati ya main cutternya , dan jangan lupa sampah isik isiknya dibersihkan. " Iya bunda... "  saya tinggal ke dalem lagi nemenin si kecil . Tak lama kemudian mba Haura dateng " bunda tisunya mana " weitsss.. what happen ini . " Ada dimeja ambil saja mbak, ada apa kok nyari tisu ." Langsung d...