Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Juni, 2017

never ending story teling 2

Saat abinya pulang disaat itulah sepertinya saya pensiun menjadi seorang story telling.  Seperti malam ini, anak anak kompak untuk dibacakan bukunya sebelum tertidur. Dan seperti sudah mencandu mereka belum mau tidur kalau belum dibacakan bukunya Dan anehnya lagi buku yang baca itu termasuk sudah khatam bacanya. Mungkin ada kesan tersendiri ketika dibacakan abinya. Ah.siapapun yang baca bunda berharap kalian dekat dengan buku buku. Dengan membaca pintu cakrawala dunia akan ada pada genggaman tangan kita

Pohon literasiku

Setelah tersendat mulailah melebatkan lagi. Membaca dan mulai menikmati setiap pagi sehabis shubuh. Dan mas Ghaza memang santi saja ketika meihat kelopak dmi kelopak Ghaida semakin banyak. Semoga tetap semangat terus walapun tanpa pembuatan pohon literasi. Dengan buku yang berbeda jenis pula. Untuk mas Ghaza suka buku perang ttg pahlawan, sains atau alam Mba Ghaida masih condong suka tampilannya yang bacaannya lebih sdkit. Kalau sudah melihat tulisannya banyak langsung mundur. hehee Ade Haura suka yang gambar besar dan full colour

Never ending story telling ^^

Pelebatan pohon literasi sempat tersendat dengan adanya pesantren ramadhan. Mas Ghaza dan  Mba Ghaida menginap selama 3 hari 2 malam. Saat ditawarkan apakah mau membawa buku mereka menggeleng perlahan. Baiklah tidak apa apa. Dan kegiatan disanapun sepertiny fullm Dan yang tertinggal adenya yang dirumah. Sendiri dan sepi katanya. Dan story telling sebelum tidur menjadi rutinitas yang tidak berhenti. Dan dengan cerita yang sama pulak. Sampai bundanya benar benar bosan tapi mau bagaimna lagi si ade tidak ada bosannya. Sampai sampai kalau ada kejadian yang  terlewat dia langsung interupsi. #saking emak sdah terkantuk kantuk dan ingin menyudahi ceritanya 😂😂😂 Tentang apa sih critanya yupppsss tentang semut yang rajin vs belalang yang malas.

Tahapan perkembangan membaca

Tahapan perkembangan membaca pada Haura 4y Untuk saat ini haura sudah melewati tahap fantasi dimana selalu membawa buku paporit kemana mana  dan sekarang berada pada tahap pembentukan konsep diri. Sudah mulai menerka nerka gambar yag dilihatnya tapi tidak sesuai dengan apa yang menjadi inti ceritanya. Kadang lucu juga melihatnya. Mulutnya komat kamit seolah olah tau apa yang sedang dibacanya. 😂😂😂 Endingnya kalau ingin tau alurnya pasti deh kembali story telling bundanya berubah peran menjadi pendongeng. No problem ya de haura... kita lewati tahap demi tahap , perlahan lahan ya.

Saatnya mendongeng ^^

Khusus hari ini semuanya membaca berjamaah  Bunda mendapat request untuk membaca buku sebelum tidur. Baiklah gantian ya jangan berebut  masing masig jatah 2 judul. Cape dah ini mulut membacakan 6 judul cerita 😅😅😅 Sebenernya buku satu cuma banyak judulnya aja. Termasuk new comer juga judulnya 45 hewan di jaman nabi  . Masing masing anak berhak memilih 2 judul. Baiklah... let's go read my child. Sambil sesekali nguep nguep Story telling before go to bed 😍😍😍

Serba serbii proses pohon literasi

Kegiatan membaca buat anak anak memang memiliki banyak tantangan tersendiri apalagi yang memang standar membacanya biasa biasa saja. Seperti mba Ghaida, standarnya biasa saj tapi kalau untuk motivasi melebatkan kelopak dia mah semangatttt banget. Entah karena semangat baca atau karena dia semangat gunting tempel kelopaknya 😂😂😂. Saat selesai baca dia langsung ambil kelopak gunting dan tempel. Lain halnya dengan mas Ghaza. Baca iya setiap hari tapi kalau untuk tempel dan gunting doi mulaes gerak. Nanti pada akhirnya mbaknya yang membantu untuk gunting tempelnya. Si ade Haura penyemangat gunting tempelnya. Untuk membaca saat ini lebih tertarik untuk buku bacaan yang besar gambar dan warnanya. Lebih tepatnya melihat buku karena belum bisa membaca saat ini...

Masih berproses...

Masih melebatkan pohon... Mba Ghaida dengan antusias melebatkan mahkota bunganya. Habis sholat shubuh dijadian momen buat baca buku. Terjadi pergeseran jadwal memang yang biasanya habis sholat maghrib anak anak pegang buku diganti hbis sholat shubuh. Habis sholat maghrib dipake untuk main diluar dan ngemil makanan sambil nunggu waktu tarawih. Mas Ghaza dengan kostum ringgonya juga asikk dengan bacaanya Dan ade Haura yang masih proses menyimak. Terkadang nimbrung masnya kadang nimbrung mbak nya.  It' s oke menyimak salah satu proses dalam tahapan belajar membaca.

Mulai melebatkan pohon literasi

Yeayy.. hari pertama melebatkan pohon masing masing Dengan bacaan suka suka mereka. Alhamdulillah ada new comer di rak buku komik al fatih vs dracula , anak lanang banget inih dikit dikit  baca wlpun belum smpe habiz krena lumayan tebel Mba Ghaida buku lamanya keajaiban penciptaan Ade haura masih suka buka buka menerjemahkan gambar sendiri. Dari yang menghitung jumlah sampai melihat mimik muka gambar nya. Apakah sedih marah bahagia Semngatt melebatkan pohoonn.. 💪💪

Pembuatan pohon literasi

Hari ke dua Pembuatan pohon literasi ala ala mereka sendiri. Bahan  dari kertas asturo yang bertugas menggambar saya tentunya dan untuk gunting menggunting tempel menempel anak yang eksesusi. Cari lahan tembok yang agak luas wlpun tetep penuh dengan coretan kwkwkw. Dan sepertinya menyambut lebaran bukan dengan wallpaper pda umumnya. Kita hias wallpaper dengan pohon literasi anak anak 😄😄😄 Rencana untuk buku yang dibaca suka2 mereka saja. Alhamdulillah koleksi buku lumayan jadi tinggal pilih sesuai selera. Bismillah semangat merimbunkan pohon masing masing yaa... 😘😘 Minus satu member karena memang kondisi LDR dengan abinya anak anak

Perencanaan pembuatan pohon literasi

Selamat datang di game level 5 tentang menstimulus kegiatan membaca pada anak anak. Tantangan 10 hari untuk merimbunkan pohon literasi yang akan dibuat Hari pertama Kita adakan rapat dadakan untuk menentukan pohon literasi yang akan kita buat. Muncullah bermacam2 ide dari anak anak. Dan ketika saya menggambarkan contoh pohon literasi anak mengusulkan yang berbeda. Saya gambarkan apa yang mereka bayangkan. Seperti bunga bermekaran dengan kelopak sebagai tempat tulisan apa apa yang sudah dibaca, seperti pohon apel beserta buahnya, pemandangan langit dengan aksesoris benda langit lainnya, Dan anak anak memutuskan sendiri mana yang akan dijadikan pohon literasi. Mas Ghaza memilih untuk melebatkan buah apel Mba Ghaida memilih untuk memekarkan bunga sebanyak banyaknya Ade Haura mah ngikuuttt aja  dibuatkan untuk merimbunkan daun. Setelah ditetapkan, tinggal menyiapkan bahan yang diperlukan dan bunda bertugas membelanjakan. Bismillah kita merimbunkan masing  masing pohonny...