Setelah tersendat mulailah melebatkan lagi. Membaca dan mulai menikmati setiap pagi sehabis shubuh.
Dan mas Ghaza memang santi saja ketika meihat kelopak dmi kelopak Ghaida semakin banyak. Semoga tetap semangat terus walapun tanpa pembuatan pohon literasi.
Dengan buku yang berbeda jenis pula.
Untuk mas Ghaza suka buku perang ttg pahlawan, sains atau alam
Mba Ghaida masih condong suka tampilannya yang bacaannya lebih sdkit. Kalau sudah melihat tulisannya banyak langsung mundur. hehee
Ade Haura suka yang gambar besar dan full colour
Komentar
Posting Komentar