Setelah tersendat mulailah melebatkan lagi. Membaca dan mulai menikmati setiap pagi sehabis shubuh.
Dan mas Ghaza memang santi saja ketika meihat kelopak dmi kelopak Ghaida semakin banyak. Semoga tetap semangat terus walapun tanpa pembuatan pohon literasi.
Dengan buku yang berbeda jenis pula.
Untuk mas Ghaza suka buku perang ttg pahlawan, sains atau alam
Mba Ghaida masih condong suka tampilannya yang bacaannya lebih sdkit. Kalau sudah melihat tulisannya banyak langsung mundur. hehee
Ade Haura suka yang gambar besar dan full colour
Matematika adalah salah satu pelajaran yang menurut kebanyakan orang itu sulit. Dan pada akhirnya statemen itupun turun temurun ke generasi berikutnya. Langkah awal yang harus kita lakukan untuk memutus pemikiran tersebut adalah hilangkan kata sulit dan buatlah anak anak untuk mencintai matematika. Dulupun sewaktu saya masih sekolah matematika menjadi momok yang mengerikan bikin panas dingin. Dan setelah mengikuti kelas bunsay ini jadilah tau bahwa matematika bisa dipelajari dengan cara yang menyenangkan. Matematika bukan sekedar hafal rumus, pemahaman dan ketrampilan logis lebih penting. Melalui kelas bunda sayang inilah pengenalan matematika mulai lebih itensif kepada anak anak dan dibuat menyenangkan. Bersifat santai tapi mengena. Aplikasi matematika itu ternyata bisa ditemukan setiap hari. Misalnya adalah menghitung jatah jajan anak sendiri. Jatah 4.000 rupiah hari ini sudah jajan pagi 1000 siang 2000. Jadi sisa jatah jajan berapa ? Dari kasus itu b...
Komentar
Posting Komentar