Langsung ke konten utama

My buddy

Tantangan kali ini adalah mencari buddy.  Mencari teman untuk berbagi, menemani, dan menyemangati di 30 hari kedepan. Mulailah saya menawarkan diri sebagai singelillah di grup kahima bandung. Kenapa bandung karena saya masih baru pindahan di sini berharap akan dapat teman baru tidak hanya di kelas tapi juga bisa kopi darat. 

Akhirnya bertemulah saya dengan Teh Titah, masih asing buat saya karena memang pertama kali kenalan. Setelah  saling menyatakan sama sama singel jadilah buddy diantara kita. #eaeaa...

Perkenalan yang mengalir, bercerita tentang awal masuk buncek beserta keseruan keseruan yang ada. Tantangan tantangan yang hampir persis kita alami. 
Kita punya persamaan yaitu punya adik bayi dalam hitungan bulan. Bayi saya 7bulan sedangkan teh tita 5 bulan. Sama sama mengASIhi. Sama sama terbatas jam pegang hp karena harus menunggu anak anak tidur baru bisa fokus pegang hp.

Obrolanpun mengalir dari yang nanya rumah, anak, kelas apa dll. Tetap fokus pada satu ilmu yang ada di map. Yang lainnya cukup cemilan saja. Kita harus pegang satu itu agar kelak kita akan menjadi ahli atau cekatan dl bidang itu. Dalam hal itu kita memiliki persamaan. 

Tak banyak yang bisa saya berikan untuk bekal selama 30 hari kedepan. Sya dapatkan materi kulwap Pak Dodik dan ada juga materi 

Dan tentunya kita akan saling berpegangan tangan, saling menyemangati. Terimakasih juga telah memberikan bekal.
Sangat bermnafaat sekali 😍😍😍

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Aplikasi hari ke 7

Untuk urusan download pake aplikasi keepvid.com Bisa download dari youtub dan bagusnya lagi bisa dikonversikan menjadi mp3. Jadi sesuai dengan kebutuhan.

Math in the shop

Critanya hari ini jalan jalan ke kota ke pasar tepatnya dengan maksud mencari baju seragam untuk ponakan. Belajar matematika memang bisa dimana saja. Bisa dijalan raya , menghitung ada berapa mobil yang sedang berhenti di lampu merah, menghitung becak yang sedang parkir di sepanjang jalan. Sambil belajar dan bisa menahan mata dari rasa kantuk si kecil ^^ Setelah sampe ditoko juga media untuk belajar berhitung masih ada. Dari menghitung sarung yg di tata rapi, menghitung warna yang sama , menghitung patung. Semuanya bisa jadi media. Dan haura pun menikmatinya.  Sambil menyelam minum air , sambil berhitung sambil menghilangkan kebosanan saat menunggu berbelanja.

Aliran rasa

Kali ini saya merasa tidak full dalam menghadapi challenge ini. Kebetulan bertepatan dengan launching si kecil di perut. Yang pada awalnya sudah merencanakan dan sudah ada beberapa kegiatan yang tersimpan setelah kehadiran si kecil seperti buyar semuanya. Kegiatan tidak terkendali dan saya pun mulai disibukan dengan sikecil. Semoga challenge ke depan bisa diikuti dengan baik