Langsung ke konten utama

We are here in Bandung

Pengalaman pertama menginap buat sikecil Halinka.
Sangat antusias apalagi yang berhubungan dengan air. Betah bin lama di air. Bilangnya cuci tangan sambil mengusap tangannya mengisyaratkan cuci tangan tapi nongkrong di washtafel sampe basah semuanya. Kalau ga di time out bisa berjam jam nongrongin washtafel🤭🤭😅
Urusan mandi... agak kecewa karena pengatur pemanasnya  tidak berfungsi sebagaimna semestinya. Sempat pindah kamar dan ternyata sama saja. Ya sudah mungkin inilah rejekinya, nikmati saja. Dan anak anakpun mandi dengan air anget seadanya.
Hari pertama stay di penginapan agendanya menunggu suami pulang 😍😍
Dan sempet riweuh karena KK asli ketinggalan dirumah padahal itu dibutuhkan untuk proses rumah. Calling sana sini alhamdulillah dengan bantuan teman bisa dikirim juga dengan layanan ONS. Berharap hari Jum'at sampai tepat waktu.
Sore harinya jalan jalan liat rumah. Dan wow...amajing banget jalan menuju ke rumah seperti ke puncak, daerah Cibiru. Tapi pemandangannya masih asri banget dengan udara yang segar dan dingin khas Bandung.
Pulangnya macet padat merayap.
Hari kedua sambil nunggu suami jemput buat ngurus rumah. Jalan jalan cari makan berdua dengan Halin. Dapet lutisan mangga mengkel indramayu dan bakso lotus. Paket KK yang dinanti tidak kunjung tiba akhirnya berangkat tanpa KK. Alhamdulillah proses lancar, adik Halin tidur saat proses jadi bisa terkondisikan.
Saat mau makan siang baru deh bangun. Tau banget kalo emaknya laper pingin makan hiihi. Untunglah ada kucing yang jadi obrolan, dan emakpun lancar menikmati makan siang 
Hari ketiga jalan jalan kemudian pulang ke Purwokerto. Dengan diantar mobil kantor. Menikmati panasnya lapangan alun alun dengan rumput sintetisnya. Dan Halinka kehilangan sendal pertamanya..hiks
Selanjutnya ke kebun binatang. Yang menurut saya sih mahal masuknya 40.000 /pax. Melihat area yang begitu luas tapi binatang yang sedikit dan kurang beragam.
Karena naik mobil pulang agak santai. Waktu sholat bisa mlipir ke masjid. Dan biasa Halin langsung antusias ketika melihat kran. Sempet mampir ke alun alun ciamis untuk sholat Maghrib. Sambil menikmati dinginnya angin Ciamis ditemani hangatnya bubur kacang ijo. Sempat beli kenang kenangan, cap dari kapur untuk kemudian bisa diwarnai menggunakan cat air. Harganya 5.000 sdah temasuk mewarnai. Tapi berhubung waktu yang sedikit jadi beli hiasannya saja untuk mewarnai bisa dirumah.
Alhamdulillah sampai rumah sekitar jam 20.00
Dan seperti biasa emak tepar sedangkan anak anak ceria langsung mainan.

15 Oktober 2018

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Aplikasi hari ke 7

Untuk urusan download pake aplikasi keepvid.com Bisa download dari youtub dan bagusnya lagi bisa dikonversikan menjadi mp3. Jadi sesuai dengan kebutuhan.

Math in the shop

Critanya hari ini jalan jalan ke kota ke pasar tepatnya dengan maksud mencari baju seragam untuk ponakan. Belajar matematika memang bisa dimana saja. Bisa dijalan raya , menghitung ada berapa mobil yang sedang berhenti di lampu merah, menghitung becak yang sedang parkir di sepanjang jalan. Sambil belajar dan bisa menahan mata dari rasa kantuk si kecil ^^ Setelah sampe ditoko juga media untuk belajar berhitung masih ada. Dari menghitung sarung yg di tata rapi, menghitung warna yang sama , menghitung patung. Semuanya bisa jadi media. Dan haura pun menikmatinya.  Sambil menyelam minum air , sambil berhitung sambil menghilangkan kebosanan saat menunggu berbelanja.

Aliran rasa

Kali ini saya merasa tidak full dalam menghadapi challenge ini. Kebetulan bertepatan dengan launching si kecil di perut. Yang pada awalnya sudah merencanakan dan sudah ada beberapa kegiatan yang tersimpan setelah kehadiran si kecil seperti buyar semuanya. Kegiatan tidak terkendali dan saya pun mulai disibukan dengan sikecil. Semoga challenge ke depan bisa diikuti dengan baik