Langsung ke konten utama

First trip tut tut tut

Rabu, 26 September 2018

Rabu sore jam 16.30 perjalanan dari Purwokerto menuju Bandung dengan kereta api Serayu. Kelas ekonomi tapi sudah bersih nyaman dan ber AC.
Perjalanan pertama adik Halinka  naik kereta api. Dapat tempat duduk dengan saling membelakangi. Tak apalah biar nanti bisa main cilukba hehehe.

Awal perjalanan enjoy, ditemani dengan cemilan dan obrolan kecil. Karena tempat masih banyak yang kosong jadi masih bisa pindah pindah duduknya sambil jalan jalan. Sampailah di stasiun pemberhentian berikutnya dan mulai padat.

Perjalanan terasa sangat panjang karena sering berhenti. Ga tanggung tanggung berhenti sampai setengah jam dan itupun lebih dari sekali. Fyiuuh... kl deket mah jalan aja deh daripada harus nunggu begini. Sambil nunggu kereta jalan, udara yang dingin membuatku berpikir "wah anget kyaknya kl makan pop mie" . Jadilah tuh saya pesan pop mie buat anak anak. Tapi dugaanku salah, setelah makan pop mie anak anak mengeluh mual perutnya. Haura sampai muntah, Ghaida ngeluh mual dan pusing tapi bisa diatasi, Ghaza juga begitu.
"Maafkan bunda nak.... niat hati ingin membuat kalian hangat malah membuat kalian tidak nyaman. " sambil keliling balurin minyak kayu putih.

Halinka juga terus digendong. Tenang rasanya kalau adik Halin tidur, walaupun emak harus terjaga. Sesekali rewel mungkin cape pingin rebahan tidur. " Sabar nak. "sambil puk puk Halin dan terus berdzikir. Meminta bantuan kepada Allah sang Pemiliknya.

" Laa Haula wala kuwwata illa billah ....tidak ada daya dan upaya kecuali pertolonganMu ya Allah..."terus ku lafalkan sepanjang jalan sambil puk puk punggungnya.
Alhamdulillah bisa dikondisikan, perjalanan panjang terlewati menyisakan pegel pegel tak berkesudahan. 😊😊

Jam 1 sampai di penginapan, berharap tidur istirahat. Kenyataan tidak sesuai harapan. Sampe kamar anak anak langsung ceria. Ngobrol tentang perjalanan di kereta dibumbui kakkakiii. Alhasil si kecilpun terbangun ketika saya sukses memejamkan mata. Dan akhirnya emakpun bangun dan mainnnnn..
Ketika yang besar sudah bobo, kami masih main baca buku sambil bernyanyi sambil kliyepan.
Dan sampe tidak tersadar si kecil sudah tertidur sendiri sekitar jam 3. Akhirnya emak bisa tidur juga. " Have a nice sleep all my love... 😍😍😍

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Matematika.... asiikkk

Matematika adalah salah satu pelajaran yang menurut kebanyakan orang itu sulit. Dan pada akhirnya statemen itupun turun temurun ke generasi berikutnya. Langkah awal yang harus kita lakukan untuk memutus pemikiran tersebut adalah hilangkan kata sulit dan buatlah anak anak untuk mencintai matematika. Dulupun sewaktu saya masih sekolah matematika menjadi momok yang mengerikan bikin panas dingin. Dan setelah mengikuti kelas bunsay ini jadilah tau bahwa matematika bisa  dipelajari dengan cara yang menyenangkan. Matematika bukan sekedar hafal rumus,  pemahaman dan ketrampilan logis lebih penting. Melalui kelas bunda sayang inilah pengenalan matematika mulai lebih itensif kepada anak anak dan dibuat menyenangkan. Bersifat santai tapi mengena. Aplikasi matematika itu ternyata bisa ditemukan setiap hari.  Misalnya  adalah menghitung  jatah jajan anak sendiri. Jatah 4.000 rupiah hari ini sudah jajan pagi 1000 siang 2000. Jadi sisa jatah jajan berapa ? Dari kasus itu b...

Math in the shop

Critanya hari ini jalan jalan ke kota ke pasar tepatnya dengan maksud mencari baju seragam untuk ponakan. Belajar matematika memang bisa dimana saja. Bisa dijalan raya , menghitung ada berapa mobil yang sedang berhenti di lampu merah, menghitung becak yang sedang parkir di sepanjang jalan. Sambil belajar dan bisa menahan mata dari rasa kantuk si kecil ^^ Setelah sampe ditoko juga media untuk belajar berhitung masih ada. Dari menghitung sarung yg di tata rapi, menghitung warna yang sama , menghitung patung. Semuanya bisa jadi media. Dan haura pun menikmatinya.  Sambil menyelam minum air , sambil berhitung sambil menghilangkan kebosanan saat menunggu berbelanja.

We are here in Bandung

Pengalaman pertama menginap buat sikecil Halinka. Sangat antusias apalagi yang berhubungan dengan air. Betah bin lama di air. Bilangnya cuci tangan sambil mengusap tangannya mengisyaratkan cuci tangan tapi nongkrong di washtafel sampe basah semuanya. Kalau ga di time out bisa berjam jam nongrongin washtafel🤭🤭😅 Urusan mandi... agak kecewa karena pengatur pemanasnya  tidak berfungsi sebagaimna semestinya. Sempat pindah kamar dan ternyata sama saja. Ya sudah mungkin inilah rejekinya, nikmati saja. Dan anak anakpun mandi dengan air anget seadanya. Hari pertama stay di penginapan agendanya menunggu suami pulang 😍😍 Dan sempet riweuh karena KK asli ketinggalan dirumah padahal itu dibutuhkan untuk proses rumah. Calling sana sini alhamdulillah dengan bantuan teman bisa dikirim juga dengan layanan ONS. Berharap hari Jum'at sampai tepat waktu. Sore harinya jalan jalan liat rumah. Dan wow...amajing banget jalan menuju ke rumah seperti ke puncak, daerah Cibiru. Tapi pemandangannya m...