Langsung ke konten utama

Family project pembuatan clay tepung

Family project hari ke duabelas
Pembuatan clay tepung
Agenda pembuatan clay yang tertunda. Pencarian bahan yg agak sulit seperti teres bubuk karena kebanyakan sekarang pake yang pewarna makanan cair. Untunglah masih dapet setelah muter muter warung kecil di sekitar rumah.  Teres bubuk sebagai pengganti cat acrylic.
Bahan clay
- tepung beras
- tepung maizena
-tepung tapioka
- lem fox
- teres bubuk
-baby oil
Cara pembuatan
- semua tepung dicampur jadi satu
- masukan lem fox perlahan lahan sambil diuleni sampe terlihat padat
- kalau sudah padat campur dengan baby oil agar tidak lengket
- bagi adonan menjadi beberapa bagian sesuai dengan warna yg diiginkan
- adonan clay siap dibentuk
-lapisi dengan lem fox agar terlihat mengkilap
Untuk adegan ulen menguleni anak anak paling suka walaupun hasil akhirnya lantai menjadi aduhaiiii kotornya. Tepung kemana mana seperti tak bertuan hihihi 
Mba Ghaida lebih bervariasi membuatnya
Mas Ghaza ah dia memang kurang suka printilan jadi sudah bikin adonan suka suka dia aja bikin face orang setelah itu hancur deh adonan dicampur semua warna. Well it's oke 
Ade Haura masih dengan model bulet bulet bikin ulet , adalagi yang katanya bikin pesawat padahal sih kalau saya liat ah jauuhhh deh dari bentuk yang disebut pesawat  Tapi let it be biarlah anak anak berimajinasi ..
Harapan emak akan ada hasil kreasi clay yang imut imut cantik dan mempesonah
Aktualnya wahh...banyak printilan yang ga jelas apa bentuknya ishh ishh 
Baiklah apapun bentuknya hari ini kita belajar membuat media untuk menyalurkan imajinasi yang ada.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Aplikasi hari ke 7

Untuk urusan download pake aplikasi keepvid.com Bisa download dari youtub dan bagusnya lagi bisa dikonversikan menjadi mp3. Jadi sesuai dengan kebutuhan.

Math in the shop

Critanya hari ini jalan jalan ke kota ke pasar tepatnya dengan maksud mencari baju seragam untuk ponakan. Belajar matematika memang bisa dimana saja. Bisa dijalan raya , menghitung ada berapa mobil yang sedang berhenti di lampu merah, menghitung becak yang sedang parkir di sepanjang jalan. Sambil belajar dan bisa menahan mata dari rasa kantuk si kecil ^^ Setelah sampe ditoko juga media untuk belajar berhitung masih ada. Dari menghitung sarung yg di tata rapi, menghitung warna yang sama , menghitung patung. Semuanya bisa jadi media. Dan haura pun menikmatinya.  Sambil menyelam minum air , sambil berhitung sambil menghilangkan kebosanan saat menunggu berbelanja.

Aliran rasa

Kali ini saya merasa tidak full dalam menghadapi challenge ini. Kebetulan bertepatan dengan launching si kecil di perut. Yang pada awalnya sudah merencanakan dan sudah ada beberapa kegiatan yang tersimpan setelah kehadiran si kecil seperti buyar semuanya. Kegiatan tidak terkendali dan saya pun mulai disibukan dengan sikecil. Semoga challenge ke depan bisa diikuti dengan baik