Langsung ke konten utama

Memahami Tipe Gaya Belajar Anak

Tantangan berikutnya ini tentang bagaimana kita memahami tipe belajar anak anak agar informasi  yang  kita sampaikan dapat diserap dengan baik.

Tantangan yang super banget karena harus diadakan pengamatan per anak dan butuh proses dan kejelian.

Ada tiga tipe gaya belajar anak yaitu :

1. Visualisasi yaitu mengakses segala macam informasi melaui akses visual , gambar , catatan, tabel dan hal hal yang terkait .
2. Auditori yaitu mengakses segala macam informasi lewat suara, bunyi bunyian , lagu  dan pemahaman pelajaran dan mnjawab dengan lagu atau dengan hal hal yang terkait
3. Linguistik yaitu mengakses informasi lewat gerakan tubuh , emosi dan koordinasi dan hal hal lain yang terkait 

Sebenarnya sudah agak terlihat tipe gaya belajar masing masing anak. Seperti mas Ghaza ( 8y 4m) cenderung ke visualisasi , mba Ghaida (6y 8m) cenderung visualisasi , ade Haura ( 4y 1m) cenderung auditori .   Tapi disini masih dalam tahap menerka , menebak akan kecenderungan anak dalam menerima informasi tanpa ada pengamatan yang lebih dalam.

Dan semoga dengan tantangan ini pengamatan akan lebih detil dan segera menemukan gaya belajar anak anak secara tepat. Dan saya akui juga sebuah kelemahan dari emak ini adalah pendokumentasian, pencatatan arsip yang sering dilupakan hehhe...

Bismillah..semangatt membersamai anak anak ^^

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Aplikasi hari ke 7

Untuk urusan download pake aplikasi keepvid.com Bisa download dari youtub dan bagusnya lagi bisa dikonversikan menjadi mp3. Jadi sesuai dengan kebutuhan.

Math in the shop

Critanya hari ini jalan jalan ke kota ke pasar tepatnya dengan maksud mencari baju seragam untuk ponakan. Belajar matematika memang bisa dimana saja. Bisa dijalan raya , menghitung ada berapa mobil yang sedang berhenti di lampu merah, menghitung becak yang sedang parkir di sepanjang jalan. Sambil belajar dan bisa menahan mata dari rasa kantuk si kecil ^^ Setelah sampe ditoko juga media untuk belajar berhitung masih ada. Dari menghitung sarung yg di tata rapi, menghitung warna yang sama , menghitung patung. Semuanya bisa jadi media. Dan haura pun menikmatinya.  Sambil menyelam minum air , sambil berhitung sambil menghilangkan kebosanan saat menunggu berbelanja.

Aliran rasa

Kali ini saya merasa tidak full dalam menghadapi challenge ini. Kebetulan bertepatan dengan launching si kecil di perut. Yang pada awalnya sudah merencanakan dan sudah ada beberapa kegiatan yang tersimpan setelah kehadiran si kecil seperti buyar semuanya. Kegiatan tidak terkendali dan saya pun mulai disibukan dengan sikecil. Semoga challenge ke depan bisa diikuti dengan baik