Awalnya iseng kaos kaki adik bayi dilepas2in.
Aha emak punya ide " Hayuk sini lomba pasang kaos kaki bunda aja. Cepet cepetan ya dan yes akhirnya kakak berdua setuju. Ambil perkap sepasang kaos kaki 😍
Dan hitungan ketiga dimulai... tarik sana sini. Et dah pelan pelan sayang sampe ada benang yang nyangkut di kaki.. hahhhaha. Mereka cekakakan bae.
Dengan semangat 45 sambil berhaha haha dan hasilnya mas nya cepet tapi salah , jempol g masuk lubang. Mbaknya berhasil dan rapi walapun pelan. "Yeayy berhsill..." Mainan diulang sampe beberapa kali sampe apal dan hasil sudah oke.
Adik bayi mulai ribut dicuekin, jadinya gantian bunda beralih dengan adik bayi.
Daann selanjutnya .... .
Wah mereka punya ide buat main masak masakan bikin martabak.
Kaos kaki dilipat jadi martabak , kaoskaki yang dipake di tangan buat cempal biar ga panas. dan solednya dari plinteng atau ketapel. Ah.. ada ada aja mereka
Selama ide masih bisa dimunculkan kenapa tidak... selamat bermain imajinasi anak bunda yang hebat.. 😙
Matematika adalah salah satu pelajaran yang menurut kebanyakan orang itu sulit. Dan pada akhirnya statemen itupun turun temurun ke generasi berikutnya. Langkah awal yang harus kita lakukan untuk memutus pemikiran tersebut adalah hilangkan kata sulit dan buatlah anak anak untuk mencintai matematika. Dulupun sewaktu saya masih sekolah matematika menjadi momok yang mengerikan bikin panas dingin. Dan setelah mengikuti kelas bunsay ini jadilah tau bahwa matematika bisa dipelajari dengan cara yang menyenangkan. Matematika bukan sekedar hafal rumus, pemahaman dan ketrampilan logis lebih penting. Melalui kelas bunda sayang inilah pengenalan matematika mulai lebih itensif kepada anak anak dan dibuat menyenangkan. Bersifat santai tapi mengena. Aplikasi matematika itu ternyata bisa ditemukan setiap hari. Misalnya adalah menghitung jatah jajan anak sendiri. Jatah 4.000 rupiah hari ini sudah jajan pagi 1000 siang 2000. Jadi sisa jatah jajan berapa ? Dari kasus itu b...
Komentar
Posting Komentar