Langsung ke konten utama

Menganyam bungkus kopi

Mba Ghaida tidak masuk sekolah karena sakit cacar  dapet estafet dari mas nya yang sudah duluan kena. Untuk mengusir kebosanan dirumah jadilah ngoprek bungkus kopi. Awalnya bungkus kopi dikumpulin karena infonya bisa dituker 10bungkus dengan satu kopi karena keasikan ngumpulin pas ditanya ke penjualnya welahhh waktu penukaran sudah habis 😂😂 Baiklahhh, kebetulan nih kita bisa pake buat yang lain.

Yuk kita bikin bikinan,
- Langkah pertama kita bersihkan dulu biar nanti g ada semut yang ndeketin, setelah itu jemur dan dilap
- Gunting sesuai keperluan dan lipat
- Mulai deh anyam menganyam

Untuk tingkat kesulitan lumayan soalnya ini baru pertama kali mencoba bikin. Langsung cuzz googling cara menganyamnya. Dan hasilnya pun masih perlu diperbaiki lagi kedepannya. Sambil menunggu bungkus kopi lagi. Bundapun jadi ikut belajar.
Alhamdulillah bisa mengalihkan kebosanan mbak Ghaida selama cuti dirumah ^^

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Aplikasi hari ke 7

Untuk urusan download pake aplikasi keepvid.com Bisa download dari youtub dan bagusnya lagi bisa dikonversikan menjadi mp3. Jadi sesuai dengan kebutuhan.

Math in the shop

Critanya hari ini jalan jalan ke kota ke pasar tepatnya dengan maksud mencari baju seragam untuk ponakan. Belajar matematika memang bisa dimana saja. Bisa dijalan raya , menghitung ada berapa mobil yang sedang berhenti di lampu merah, menghitung becak yang sedang parkir di sepanjang jalan. Sambil belajar dan bisa menahan mata dari rasa kantuk si kecil ^^ Setelah sampe ditoko juga media untuk belajar berhitung masih ada. Dari menghitung sarung yg di tata rapi, menghitung warna yang sama , menghitung patung. Semuanya bisa jadi media. Dan haura pun menikmatinya.  Sambil menyelam minum air , sambil berhitung sambil menghilangkan kebosanan saat menunggu berbelanja.

Aliran rasa

Kali ini saya merasa tidak full dalam menghadapi challenge ini. Kebetulan bertepatan dengan launching si kecil di perut. Yang pada awalnya sudah merencanakan dan sudah ada beberapa kegiatan yang tersimpan setelah kehadiran si kecil seperti buyar semuanya. Kegiatan tidak terkendali dan saya pun mulai disibukan dengan sikecil. Semoga challenge ke depan bisa diikuti dengan baik