Langsung ke konten utama

Komunikasi cinta dua kota

Ah... seperti ini memang rasanya cinta dua kota, rindu dua kota , komunikasi dua kota. Seperti biasanya sapaan hangat di pagi hari, ah pdhal kl pas mudik ga seromantis romantis amat ngomongnya  😂😂😂

Menanyakan hari ini mau kemana, ngapain , anak anak ngapain. Sepertinya sudah diformat sedemikian rupa jdi otomatis saja tanya itu.
Dan sayapun siap melapor langsung dari TKP 😆😆😆😆

Tetiba obrolan seru muncul ketika crita anak lanang menjatuhkan pilihannya  pada buku tentang alam dan fenomenanya saat ada bazar buku. Obrolanpun mengalir. Sepertinya mas Ghaza cenderung suka kpada pengetahuan alam dibanding dengan yang lainnya. Begitulah aku menyimpulkan.
Tapi tanggapanmu ..ah mungkin karena g ada yang lain kali say. Saya mencoba membela diri " ah dia memang gitu kok. ke gramed juga nongkronginnya yg tema itu. " # hihihi emak ga trima critanya pndapatnya terbantahkan 😂😂😉😂

Tanya pendapat balik tuh. "Selain alam apalgi memangnya say yg dia itu sangat excited banget.." Dan akhirnya pun doi mengiyakan juga hehehehe.
"Apapun itu hendaklah yang bermanfaat. sebagai orang tua kita memfasilitasinya saja"

Jarak tak pernah menghalangi untuk berkomunikasi. Akan selalu ada hal yang dibicarakan, walaupun kalau pas bertemu hanya beberapa kata saja yang keluar. #banyakan kl kirim pesan via wa perasaan hihi 🙊🙊🙊🙊

Kita akan terus belajar mendampingi mereka. Walaupun setiap harinya kamu tidak berada di dekat anak anak tapi akan selalu ada kabar tentang aktivitas anak anak. 
Jauh dalam jarak tak harus jauh dalam komunikasi.

Dan yang pasti anak anak pun tahu kalau abi selalu tau apa yg mereka lakukan.
Biarlah anak anak merasakan kehadiran abinya walapun dalam obrolan senja , biarlan abi merasakan kehadiran anak anak walaupun sebatas obrolan di dunia maya.
Ah indahnya komunikasi cinta dua kota

Lov u all.... 😍😍😍

#hari5
#tantangan10hari
#komunikasiproduktif
#kuliahbunsayiip

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Aplikasi hari ke 7

Untuk urusan download pake aplikasi keepvid.com Bisa download dari youtub dan bagusnya lagi bisa dikonversikan menjadi mp3. Jadi sesuai dengan kebutuhan.

Math in the shop

Critanya hari ini jalan jalan ke kota ke pasar tepatnya dengan maksud mencari baju seragam untuk ponakan. Belajar matematika memang bisa dimana saja. Bisa dijalan raya , menghitung ada berapa mobil yang sedang berhenti di lampu merah, menghitung becak yang sedang parkir di sepanjang jalan. Sambil belajar dan bisa menahan mata dari rasa kantuk si kecil ^^ Setelah sampe ditoko juga media untuk belajar berhitung masih ada. Dari menghitung sarung yg di tata rapi, menghitung warna yang sama , menghitung patung. Semuanya bisa jadi media. Dan haura pun menikmatinya.  Sambil menyelam minum air , sambil berhitung sambil menghilangkan kebosanan saat menunggu berbelanja.

Aliran rasa

Kali ini saya merasa tidak full dalam menghadapi challenge ini. Kebetulan bertepatan dengan launching si kecil di perut. Yang pada awalnya sudah merencanakan dan sudah ada beberapa kegiatan yang tersimpan setelah kehadiran si kecil seperti buyar semuanya. Kegiatan tidak terkendali dan saya pun mulai disibukan dengan sikecil. Semoga challenge ke depan bisa diikuti dengan baik