Langsung ke konten utama

Obrolan malam diantara gerimis

Seperti biasa  setelah suasana terkondisikan dengan baik.  Siap siap tarik selimut menemani anak anak menjemput mimpi. Dan diluarpun gerimis masih setia menemani. Ah suasana yang mendukung banget buat tidur gasik 😂😂
Obrolanpun mengalir dari peristiwa yang disekolah sampe nyangkut ke pertanyaan yang bikin ngakak ga habis habisnya. Gimana engga dengan gaya polosnya mas ghaza (8y) bertanya " bunda tdi liat ada mba mba  giginya ada rantainya. apa engga sakit ya ?
whattt???? Sambil nahan ketawa sebenernya. " bukan rantai mas, itu namanya kawat gigi " dan anak anak menjawab oooo serempak. Dan bisa ditebak kan kemana lanjutannya. Macem macem dah. Dari yang bagaimna membersihkan sampe kepikiran kl ada ayam yang nyangkut mbersihinnya gimana , sikat giginya bagaimana terus kl lagi makan trus lepas bagaimna. Aiihhh...anak anakku tersayang kayaknya bunda harus tanya mbah google nih secara bunda mna tau perawatan si kawat gigi ituh 😂😂 tau sih cuma ya sekedar tau saja  dan memang bener yak kl tiba tiba ada makanan yg nyangkut bigimna ya ?? ah bunda harus googling kyaknya 😂😂😂
Last question " bunda ga pingin pake kawat kan bunda giginya ga rapih " ishhhh terlalu extrim amat nak xixiix
" Bunda tidak perlu mas pake kawat gigi, cukup mensyukuri saja ini pemberian dari Alloh. Yang penting gigi bersih dan masih kuat diajak makan peyek. Menurut bunda itu sudah cukup. Salah satu bentuk rasa syukur ya dengan meggosok gigi dengan rajin biar gigi tetap kuat ga bolong dan bersih. oke ? "  Mereka menjawab dengan tersenyum. Ah senyum kalian mencerahkan malamku..
Salam rinduku untuk yang disana semoga malammu juga cerah say..

Purwokerto 250117

#hari2
#tantangan10hari
#komunikasiproduktif
#kuliahbunsayiip

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Aplikasi hari ke 7

Untuk urusan download pake aplikasi keepvid.com Bisa download dari youtub dan bagusnya lagi bisa dikonversikan menjadi mp3. Jadi sesuai dengan kebutuhan.

Math in the shop

Critanya hari ini jalan jalan ke kota ke pasar tepatnya dengan maksud mencari baju seragam untuk ponakan. Belajar matematika memang bisa dimana saja. Bisa dijalan raya , menghitung ada berapa mobil yang sedang berhenti di lampu merah, menghitung becak yang sedang parkir di sepanjang jalan. Sambil belajar dan bisa menahan mata dari rasa kantuk si kecil ^^ Setelah sampe ditoko juga media untuk belajar berhitung masih ada. Dari menghitung sarung yg di tata rapi, menghitung warna yang sama , menghitung patung. Semuanya bisa jadi media. Dan haura pun menikmatinya.  Sambil menyelam minum air , sambil berhitung sambil menghilangkan kebosanan saat menunggu berbelanja.

Aliran rasa

Kali ini saya merasa tidak full dalam menghadapi challenge ini. Kebetulan bertepatan dengan launching si kecil di perut. Yang pada awalnya sudah merencanakan dan sudah ada beberapa kegiatan yang tersimpan setelah kehadiran si kecil seperti buyar semuanya. Kegiatan tidak terkendali dan saya pun mulai disibukan dengan sikecil. Semoga challenge ke depan bisa diikuti dengan baik