Hari terakhir tantangan 10hari produktif...
Ah... sepertinya baru kemarin merangkai kata mengabadikan setiap momen dan yang paling penting menyimpan dalam hati dan pikiran. Apa apa yang telah saya lakukan selama 10 hari ini membrsamai anak anak.
Kembali mereview lagi, masih harus banyak belajar lagi untuk berkomunikasi dengan anak anak. Diksi yang tepat dan suasana yang tepat tentunya akan mempengaruhi keberhasilan komunikasi itu sendiri.
Suami yang begitu pendiam, sedikit berbicara. Ketika saya menyampaikan 10 kalimat doi hanya mengeluarkan 2 kalimat atau bahkan terkadang hanya oooo saja 😷😷. Lebih condong sebagai pendengar yang baik. Baiklah kl memang sangat diperlukan pendapat , saya yang harus memberitahu dan saya harus meminta.
Jagoan yang masih merajuk minta dunlut game, pelan dan pasti kita mencoba mengkomunikasikan. Sebab akibat dengan seringnya maen game. Mengalihkan dengan kegiatan luar akan membuatnya melupakan game. Bismillah harus konsisten, mencari kegiatan luar sebagai pengalihan maen gadget.
Mba Ghaida yang masih sering ngambek dengan ilmu diamnya. Sampai menemukan timing yang tepat baru mulai mengalir cerita. Sensitif dan gampang tersinggung. Bundanya harus bisa memilih waktu dan suasana yang tepat.
Bismillah pelan pelan semoga bisa lebih terbuka dalam mengungkapkan perasaanya.
Ade Haura yang masih memiliki egosentris yang tinggi, masih dalam tahap belajar untuk mematuhi aturan. Bunda yang harus mencoba untuk memberlakukan peraturan dengan adil kepada semua anak anak. Tidak berat sebelah.
Menangis ketika sesuatu yang diinginkan tidak tercapai. Masih sering terjadi tantrum. Harus ekstra sabar dan harus tegas ketika memutuskan.
Semuanya butuh proses, dinikmati saja prosesnya. Kita akan terus bersama sama belajar dalam berproses.
#hari10
#tantangan10hari
#komunikasiproduktif
#kuliahbunsayiip
Komentar
Posting Komentar