Langsung ke konten utama

Belajar mandiri

Alhamdulillah disambut pagi yang cerah dengan semangat baru..
Pagi pagi dengan semangat mas ghaza mb ghaida bangun antri mandi. Alhamdulillah yang awalnya mandi berdua skrang antri satu satu masuk kamar mandi dengan tertib tanpa muka asem... semoga seterusnya bisa seperti itu
Menyiapkan perkap sekolahpun begitu langsung sendiri. Yang biasanya kl pas berangkat slalu tanya.. " bunda apakah semuanya sudah siap " pagi ini berbalik. " bagaimna mas mba sdah sisp semuanya " mereka serentak menjawab..siapppp...
Ah...bahagia rasanya
2nd day
Ghaza
a. Makan sendiri ( ambil nasi, makan sendiri, megembalikan tempat makan ) lukus
b. Menyiapkan keperluan sekolah ( buku , baju ganti , air minum) lulus
c. MCK sendiri lulus
d. Sholat 5 waktu masih diingatkan
Ghaida
a. Makan sendiri ( ambil nasi, makan sendiri, mengembalikan tempat makan ) lulus
b. Menyiapkan keperluan sekolah ( buku, baju ganti, air minum ) lulus
c. MCK sendiri lulus
d. Sholat 5 waktu masih diingatkan
Haura
a. Makan masih disuapin , dibantu di sendokin
b. Tidur tanpa diusapin, karena susah tidur  jadi minta diusapin
c. Mandi sendiri ( mengguyur air, pake shampo, sabun masih dibantu bagian punggung dan lipatan )
d. Merapikan mainan masih dibantu

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Aplikasi hari ke 7

Untuk urusan download pake aplikasi keepvid.com Bisa download dari youtub dan bagusnya lagi bisa dikonversikan menjadi mp3. Jadi sesuai dengan kebutuhan.

Math in the shop

Critanya hari ini jalan jalan ke kota ke pasar tepatnya dengan maksud mencari baju seragam untuk ponakan. Belajar matematika memang bisa dimana saja. Bisa dijalan raya , menghitung ada berapa mobil yang sedang berhenti di lampu merah, menghitung becak yang sedang parkir di sepanjang jalan. Sambil belajar dan bisa menahan mata dari rasa kantuk si kecil ^^ Setelah sampe ditoko juga media untuk belajar berhitung masih ada. Dari menghitung sarung yg di tata rapi, menghitung warna yang sama , menghitung patung. Semuanya bisa jadi media. Dan haura pun menikmatinya.  Sambil menyelam minum air , sambil berhitung sambil menghilangkan kebosanan saat menunggu berbelanja.

Aliran rasa

Kali ini saya merasa tidak full dalam menghadapi challenge ini. Kebetulan bertepatan dengan launching si kecil di perut. Yang pada awalnya sudah merencanakan dan sudah ada beberapa kegiatan yang tersimpan setelah kehadiran si kecil seperti buyar semuanya. Kegiatan tidak terkendali dan saya pun mulai disibukan dengan sikecil. Semoga challenge ke depan bisa diikuti dengan baik