Langsung ke konten utama

Aku bisa mandiri


# Ghaza
Bangun tidur semangat 45 ke kemar mandi sendiri mandi lanjut sholat. Lancar seperti jalan tol 
Makan sudah mandiri , ambil nasi sendiri secukupnya harus dihabiskan. Bertanggungjawab atas nasi yg diambil sendiri.
Hari ini jadwal camping jadi menyiapkan perkap yg akan dibawa. Bunda membuat daftar perkap, mas nya mengumpulkan. Saat masuk ke tas mas ghaza memberi tanda checklis saya yang packing. Bisa ga muat nnti kl packing sendiri 
Sholat alhamdulillah oke tinggal pembiasaan untuk tepat waktu
#Ghaida
Karena tidur tidak nyenyak alhasil bolak balik bangun. Giliran adzan shubuh pas lelap2nya. Dibangunkan ktanya masih ngantuk, bunda warning sampe 3x masih blum bangun juga.  Hanya bergeser pindah posisi. Ishh... bakalan absen shubuh deh.Bneran absen ga sholat shubuh. Bangun siang dan cemberut pulak.  Makan alhamdulillah sudah mandiri.
#Haura
Makan dibantu makanannya ditaruh  di sendok untuk ke mulutnya bisa sendiri. Untuk mandi sudah mandiri untuk pakai sabun harus dibantu dibagian lipatan. Mandiri memakai baju sendiri. Membereskan mainan masih diingatkan dibantu.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Aplikasi hari ke 7

Untuk urusan download pake aplikasi keepvid.com Bisa download dari youtub dan bagusnya lagi bisa dikonversikan menjadi mp3. Jadi sesuai dengan kebutuhan.

Math in the shop

Critanya hari ini jalan jalan ke kota ke pasar tepatnya dengan maksud mencari baju seragam untuk ponakan. Belajar matematika memang bisa dimana saja. Bisa dijalan raya , menghitung ada berapa mobil yang sedang berhenti di lampu merah, menghitung becak yang sedang parkir di sepanjang jalan. Sambil belajar dan bisa menahan mata dari rasa kantuk si kecil ^^ Setelah sampe ditoko juga media untuk belajar berhitung masih ada. Dari menghitung sarung yg di tata rapi, menghitung warna yang sama , menghitung patung. Semuanya bisa jadi media. Dan haura pun menikmatinya.  Sambil menyelam minum air , sambil berhitung sambil menghilangkan kebosanan saat menunggu berbelanja.

Aliran rasa

Kali ini saya merasa tidak full dalam menghadapi challenge ini. Kebetulan bertepatan dengan launching si kecil di perut. Yang pada awalnya sudah merencanakan dan sudah ada beberapa kegiatan yang tersimpan setelah kehadiran si kecil seperti buyar semuanya. Kegiatan tidak terkendali dan saya pun mulai disibukan dengan sikecil. Semoga challenge ke depan bisa diikuti dengan baik