Langsung ke konten utama

Aliran rasa part 2

Sudah sampai pada tahapan kedua dan rasanya sungguh luar biyasah.
Mencoba membuat beberapa aktivitas kemandirian anak. Dan memang kalau ditulis jadi ketahuan sampai dimana tingkat kemandirian anak anak. Dan untuk selanjutnya bisa direview lagi mana mana yang memang harus tercapai kemandiriannya sesuai dengan usia anak anak.

Langkah pertama diskusi dengan anak anak poin apa yang harus dicek sudah sampai mana kemandiriannya, dengan membuatkan tabel dan menyiapkan beberapa bintang untuk masing masing pencapaian. Dan menetapkan beberapa reward yang bernilai nominal uang. Pas hari diawal semangat tapi setelah sya perhatikan spertinya terjadi penurunan.

Dan saat itu saya sempat goyah dan berpikir keras, wah ada yg salah dan sepertinya harus diperbaiki dan harus cepat diambil tindakan. Setelah diajukan ke forum grup disitulah saya mendapat pencerahan. Kembali lagi membuka materi sebelumnya komunikasi produktif. Bahwa tidak semua anak anak sama dalam menyikapi sebuah reward.  Masing masing punya ciri khas dan tugas saya adalah menemukannya sehingga bisa menempatkan komunikasi secara tepat.

Dan alhamdulillah... sekarang sudah mulai menemukan titik terang
Reward tetap ada tapi bukan dalam nominal uang tetapi reward berupa bonus waktu pinjam laptop untuk masnya dan untuk mbaknya cukup pergi jalan jalan atau hanya sekedar menemani naik sepeda keliling kampung hehehe..
#yes... emak jdi ngirit kl gini mah 😄😄😄

Sampai hari ini masih bersemangat dan mulai menikmati bonus, masnya perpanjangan waktu dan mbaknya bersepedah keliling kampung. Dan sikecil masih jadi folowwer dl hal reward wlpun tetap dibuatkan tabel kemandirian sendiri .  Emak siap2 amunisi untuk menemani... 💪💪

Bismillah semoga istiqomah dan tetap konsisten membersamai anak anak dalam melatih kemandirian

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Aplikasi hari ke 7

Untuk urusan download pake aplikasi keepvid.com Bisa download dari youtub dan bagusnya lagi bisa dikonversikan menjadi mp3. Jadi sesuai dengan kebutuhan.

Math in the shop

Critanya hari ini jalan jalan ke kota ke pasar tepatnya dengan maksud mencari baju seragam untuk ponakan. Belajar matematika memang bisa dimana saja. Bisa dijalan raya , menghitung ada berapa mobil yang sedang berhenti di lampu merah, menghitung becak yang sedang parkir di sepanjang jalan. Sambil belajar dan bisa menahan mata dari rasa kantuk si kecil ^^ Setelah sampe ditoko juga media untuk belajar berhitung masih ada. Dari menghitung sarung yg di tata rapi, menghitung warna yang sama , menghitung patung. Semuanya bisa jadi media. Dan haura pun menikmatinya.  Sambil menyelam minum air , sambil berhitung sambil menghilangkan kebosanan saat menunggu berbelanja.

Aliran rasa

Kali ini saya merasa tidak full dalam menghadapi challenge ini. Kebetulan bertepatan dengan launching si kecil di perut. Yang pada awalnya sudah merencanakan dan sudah ada beberapa kegiatan yang tersimpan setelah kehadiran si kecil seperti buyar semuanya. Kegiatan tidak terkendali dan saya pun mulai disibukan dengan sikecil. Semoga challenge ke depan bisa diikuti dengan baik