Langsung ke konten utama

Bermain sepeda

Judulnya bermain sepeda hanya di lingkungan rumah saja. 
Cukup saya pantau dan sesekali candid. Susah banget kalau candid anak anak. Terkadang mereka langsung kabur atau tetiba dah selesai ditinggalin aja tuh kerjaannya. Jadi pinter pinter aja candid anak2 
Dan hari ini  timingnya pas banget.  Berdua ini lagi akur banget. Saling kerjasama, tertawa bersama , saling menyemangati dan saling membantu. Jadilah maen sepeda bersama.
Dan ketika waktu menunjukan jam 5 mbaknya mengingatkan untuk segera memparkirkan sepeda si kecil.
Yang awalnya menolak cemberut pelan pelan dirayu sma mbaknya.  " hayo ade kalau sepedanya tidak dimasukan besok ga boleh lho maen sepeda lagi. Alhamdulillah akhirnya parkirlah juga si sepeda biru.
Dari dalam rumah saya cukup mengamati dan tersenyum ketika sepeda biru sudah masuk kandang. Terkadang bahasa anak lebih gampang diterima di banding bahasa emak emak. Tanya kenapa.... ????  hehee 
" Good job nak.. " 
Memarkir sepeda sendiri ☺☺

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Aplikasi hari ke 7

Untuk urusan download pake aplikasi keepvid.com Bisa download dari youtub dan bagusnya lagi bisa dikonversikan menjadi mp3. Jadi sesuai dengan kebutuhan.

Math in the shop

Critanya hari ini jalan jalan ke kota ke pasar tepatnya dengan maksud mencari baju seragam untuk ponakan. Belajar matematika memang bisa dimana saja. Bisa dijalan raya , menghitung ada berapa mobil yang sedang berhenti di lampu merah, menghitung becak yang sedang parkir di sepanjang jalan. Sambil belajar dan bisa menahan mata dari rasa kantuk si kecil ^^ Setelah sampe ditoko juga media untuk belajar berhitung masih ada. Dari menghitung sarung yg di tata rapi, menghitung warna yang sama , menghitung patung. Semuanya bisa jadi media. Dan haura pun menikmatinya.  Sambil menyelam minum air , sambil berhitung sambil menghilangkan kebosanan saat menunggu berbelanja.

Aliran rasa

Kali ini saya merasa tidak full dalam menghadapi challenge ini. Kebetulan bertepatan dengan launching si kecil di perut. Yang pada awalnya sudah merencanakan dan sudah ada beberapa kegiatan yang tersimpan setelah kehadiran si kecil seperti buyar semuanya. Kegiatan tidak terkendali dan saya pun mulai disibukan dengan sikecil. Semoga challenge ke depan bisa diikuti dengan baik