Langsung ke konten utama

Family project bersih bersih

Hari  ini judulnya proyek bebersih akuarium yang sempat tertunda.
Akuarium kecil yang diisi ikan kecil kecil yang bertuan. Mas Ghaza yang membelinya dari hasil sisa uang jajan hariannya. Sudah beberapa kali tuh ikan pada mati mungkin dikarenakan karena tidak dilakukannya pembersihan secara berkala.
Dan untuk yang sekarang ini memang sudah saya buatkan aturan boleh membeli ikan dengan syarat mau memberi makan dengan teratur dan membersihkan akuarium dengan teratur. Kasihan juga kalau ikan nya pada mati gegara air yang kotor.

Jadilah hari ini sebagai langkah awal untuk program pembersihan berkala.
Dibantu sepupu dan adeknya,  mas Ghaza membersihkan akuarium. Saling membantu judulnya walaupun tetep hasil akhir bundanya juga yang harus merapikan lagi.
Dan saat anak anak tiba tiba sudah memindahkan posisi akuarium ke kamar mandi. Duh rasanya deg degan. Khawatir jatuh pecah dan mengenai anak anak.
Tapi mendengar jawaban anak lanang nyess... adem rasanya. " Bunda kan ga boleh angkat angkat kasian dede di dalem perut... "
" Baiklah hati hati bawanya pastikan lantai kering ya. " 

Sayapun hanya mengamati dari jauh sambil antap intip ingin tau mereka sibuk apa ya hehe..
Tidak lama akuariumpun bersih seketika, ikan berenang dengan lincahnya dan bunda bertugas cleaning and finishing. Dan bonus akhir anak anak boleh mandi masuk ke dalam bak mandi..
Momen yang dinanti  seminggu sekali 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Aplikasi hari ke 7

Untuk urusan download pake aplikasi keepvid.com Bisa download dari youtub dan bagusnya lagi bisa dikonversikan menjadi mp3. Jadi sesuai dengan kebutuhan.

Math in the shop

Critanya hari ini jalan jalan ke kota ke pasar tepatnya dengan maksud mencari baju seragam untuk ponakan. Belajar matematika memang bisa dimana saja. Bisa dijalan raya , menghitung ada berapa mobil yang sedang berhenti di lampu merah, menghitung becak yang sedang parkir di sepanjang jalan. Sambil belajar dan bisa menahan mata dari rasa kantuk si kecil ^^ Setelah sampe ditoko juga media untuk belajar berhitung masih ada. Dari menghitung sarung yg di tata rapi, menghitung warna yang sama , menghitung patung. Semuanya bisa jadi media. Dan haura pun menikmatinya.  Sambil menyelam minum air , sambil berhitung sambil menghilangkan kebosanan saat menunggu berbelanja.

Aliran rasa

Kali ini saya merasa tidak full dalam menghadapi challenge ini. Kebetulan bertepatan dengan launching si kecil di perut. Yang pada awalnya sudah merencanakan dan sudah ada beberapa kegiatan yang tersimpan setelah kehadiran si kecil seperti buyar semuanya. Kegiatan tidak terkendali dan saya pun mulai disibukan dengan sikecil. Semoga challenge ke depan bisa diikuti dengan baik