Langsung ke konten utama

Aliran rasa

Alhamdulillah  kelas dongeng mendongeng sudah terlewati tapi tetep menjadi rutinitas di rumah.  Tantangannya banyak , ketika kita harus memunculkan ide ide kreatif ,memunculkan suasana yang menarik yang membuat anak anak fokus menikmati cerita , pemilihan  bahasa yang simpel dan mudah dimengerti.   Sehingga apa yang akan kita sampaikan sampai ke anak anak.

Cerita yang disampaikan terinspirasi dari apa saja , mengingat banyak buku cerita yang menjadi koleksi dirumah atau langsung on the spot. Saat melihat hewan langsung deh bercerita. Ini akan lebih mudah mengena ke anak anak dibandingkan dongeng yang direncanakan. Walaupun tingkat kesulitan lebih tinggi daripada yang direncanakan. Kita benar benar dituntut untuk berekspresi dan full imanjiasi , all out pokoknya.
Dan bersyukur anak anak memang suka sekali jika mendengarkan dongeng. Walaupun kemampuan suara bundanya  hanya jenis suara rendah sedang tinggi hehhe. Harus banyak latihan saja.

Bahwasanya memang benar bahwa anak anak akan lebih mudah menerima pesan moral dari mendongeng jadi ...
Mendongeng...? Siapa takut 😊😊

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Aplikasi hari ke 7

Untuk urusan download pake aplikasi keepvid.com Bisa download dari youtub dan bagusnya lagi bisa dikonversikan menjadi mp3. Jadi sesuai dengan kebutuhan.

Math in the shop

Critanya hari ini jalan jalan ke kota ke pasar tepatnya dengan maksud mencari baju seragam untuk ponakan. Belajar matematika memang bisa dimana saja. Bisa dijalan raya , menghitung ada berapa mobil yang sedang berhenti di lampu merah, menghitung becak yang sedang parkir di sepanjang jalan. Sambil belajar dan bisa menahan mata dari rasa kantuk si kecil ^^ Setelah sampe ditoko juga media untuk belajar berhitung masih ada. Dari menghitung sarung yg di tata rapi, menghitung warna yang sama , menghitung patung. Semuanya bisa jadi media. Dan haura pun menikmatinya.  Sambil menyelam minum air , sambil berhitung sambil menghilangkan kebosanan saat menunggu berbelanja.

Aliran rasa

Kali ini saya merasa tidak full dalam menghadapi challenge ini. Kebetulan bertepatan dengan launching si kecil di perut. Yang pada awalnya sudah merencanakan dan sudah ada beberapa kegiatan yang tersimpan setelah kehadiran si kecil seperti buyar semuanya. Kegiatan tidak terkendali dan saya pun mulai disibukan dengan sikecil. Semoga challenge ke depan bisa diikuti dengan baik