Langsung ke konten utama

Belajar dari Kupu kupu

Bahwasanya mendongeng adalah salah satu cara penyampaian nasehat  dengan cara yang mudah dan menyenangkan.

Seperti hari ini  yang mbolang dan tak sengaja menemukan kepompong yang sedang bergantungan.  Dan langsung bawa pulang.

" Ada yang tau binatang apa yang sangat sabar melewati proses yang menjadikannya hewan yang cantiikk" Anak anak menjawab kompak kupu kupu..
" Kok tau... " bunda balik bertanya.
" Kita kan nemu kepompong, aku yakin bunda pasti mau ngomongin kupu kupu... "jawab mas nya pasti.
" Eh iya ya.." bunda ngikik dalam hati
"Ok... mba haura tau ga dalem kepompong isinya apa ? " dan mbak haura menjawab ulett. Yup betul jadi didalam kepompong ini adalah ulat yang sedang berpuasa untuk menjadi seekor kupu kupu yang cantik  .

Berawal dari telur yang dibawa kupu kupu terus menetas menjadi ulat yang makan daun terus menerus sampai gendut kemudian  berpuasa dan jadilah kepompong. Dari dalam kepompong itulah akan keluar kupu kupu yang manis.

Jadi... untuk menjadi sesuatu yang lebih indah itu berproses ya sama seperti kupu kupu. Tidak ada sesuatu yang instan semuanya butuh....
anak anak menjawab serentak " proses... "
" Great...pinter anak anak bunda yang sholeh sholehah " 😙😙

Cukup bercerita tetang proses metamorfosa kupu kupu hari ini. Besok apa ya.... ??

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Aplikasi hari ke 7

Untuk urusan download pake aplikasi keepvid.com Bisa download dari youtub dan bagusnya lagi bisa dikonversikan menjadi mp3. Jadi sesuai dengan kebutuhan.

Math in the shop

Critanya hari ini jalan jalan ke kota ke pasar tepatnya dengan maksud mencari baju seragam untuk ponakan. Belajar matematika memang bisa dimana saja. Bisa dijalan raya , menghitung ada berapa mobil yang sedang berhenti di lampu merah, menghitung becak yang sedang parkir di sepanjang jalan. Sambil belajar dan bisa menahan mata dari rasa kantuk si kecil ^^ Setelah sampe ditoko juga media untuk belajar berhitung masih ada. Dari menghitung sarung yg di tata rapi, menghitung warna yang sama , menghitung patung. Semuanya bisa jadi media. Dan haura pun menikmatinya.  Sambil menyelam minum air , sambil berhitung sambil menghilangkan kebosanan saat menunggu berbelanja.

Aliran rasa

Kali ini saya merasa tidak full dalam menghadapi challenge ini. Kebetulan bertepatan dengan launching si kecil di perut. Yang pada awalnya sudah merencanakan dan sudah ada beberapa kegiatan yang tersimpan setelah kehadiran si kecil seperti buyar semuanya. Kegiatan tidak terkendali dan saya pun mulai disibukan dengan sikecil. Semoga challenge ke depan bisa diikuti dengan baik