Sore ini anak anak yang mecoba mencari imajinasi sendiri. Walaupun agak aneh aneh gimna gitu hehhhehe.
Tokohnya aja diperankan oleh penghapus alias setip bahasa anak anaknya.
Yang bermain mba Ghaida dan mba Haura
" Hayuk aku mau main perosotan, mau ikut ?? " lagak bahasanya mba Ghaida.
" Mau tapi aku dulu yang merosot ya. Kalau ga boleh aku ga mau main... " jawab mba Haura.
Bunda masuk ke dalam percakapan mencoba menyelam ke dalam imajinasi mereka.
Bunda berperan sebagai tukang karcis.
" eitss ... tunggu dulu mau main perosotan? antri ya dan jangan lupa bayar , ok ?? "
hahhhha mereka malah tertawa. " Bayarnya nanti aja kalau sudah naik ya " tawar mba Ghaida. " Boleh boleh, silahkan antri dulu ..." dan mereka berdua mulai memainkan penghapus mereka untuk diperposotin lebih tepatnya di glundungin di tempat crayon.
Hari ini judulnya bercerita mengajarkan tentang antri dan sabar menunggu giliran ^^ biar mainnya asik tanpa berisik 😍😍
Komentar
Posting Komentar