Langsung ke konten utama

Cicak cimo dan ciko

Malam ini pas mau tidur terlihatlah dua ekor cicak yang entah ngobrolin apa. Dan kesempatan nih sepertinya ada celah mendongeng sebelum tidur.

" Mba haura lihat  ada cicak di dinding, lagi ngapain ya.. ?? " dapet opening cicak malah minta nyanyi.
" Cicak cicak di dinding diam diam merayap datang seekor nyamuk hap lalu ditangkap... hore..." langsung deh tepuk tangan

And the story has begun...

" Hei.. ciko kenapa kamu cari makanan disini. Disini adalah daerah kekuasaanku. " cimo menegur keras ciko.
* eh cicaknya bunda kasih nama ciko dan cimo hehe

" Sejak kapan ada pembagian daerah cimo. Dari dulu saya di rumah ini bebas bebas saja cari makanan di bagian mana saja boleh kok " ungkap ciko.
" Pokoknya ga boleh. Ini daerahku. Carilah makan di bagian rumah yang lain tapi jangan disini." cimo masih dengan suara galaknya.
" Iya iya. Aku pergi , aku mau cari nyamuk di dapur saja. " kata ciko sambil berlalu pergi.

Satu jam dua jam Cimo masih menunggu mangsa dibalik lemari. " Duh...kok nyamuk ga ada yang dateng ya. Wah jangan jangan tadi sudah di semprot obat nyamuk kamarnya jadi nyamuk sudah pada kabur semuanya.." cimo mulai gelisah dengan perutnya yang mulai lapar. Mau pindah ke tempat lain malu karena tadi dia sudah mengusir Ciko.

Dan bagaimana kabar ciko ?? Wah ternyata memang benar nyamuknya pindah nguing nguing di dapur karena kamar memang baru di semprot." Alhamdulillah.... akhirnya kenyang juga, untung saya pindah ke dapur jadi kenyang deh.."

" Selesai.... " mba Haura langsung berempati pada Cimo  " wah kasian cimo, dia kelaperan dong nda. " Bunda nya tersenyum. " Cimo harus lebih bersabar lagi menunggu nyamuk datang atau kalau mau dia bisa saja mencari di tempat lain dan minta maaf pada Cimo dengan mengakui kesalahannya. "
Dan diapun ber ooooo panjang 😊😊

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Aplikasi hari ke 7

Untuk urusan download pake aplikasi keepvid.com Bisa download dari youtub dan bagusnya lagi bisa dikonversikan menjadi mp3. Jadi sesuai dengan kebutuhan.

Math in the shop

Critanya hari ini jalan jalan ke kota ke pasar tepatnya dengan maksud mencari baju seragam untuk ponakan. Belajar matematika memang bisa dimana saja. Bisa dijalan raya , menghitung ada berapa mobil yang sedang berhenti di lampu merah, menghitung becak yang sedang parkir di sepanjang jalan. Sambil belajar dan bisa menahan mata dari rasa kantuk si kecil ^^ Setelah sampe ditoko juga media untuk belajar berhitung masih ada. Dari menghitung sarung yg di tata rapi, menghitung warna yang sama , menghitung patung. Semuanya bisa jadi media. Dan haura pun menikmatinya.  Sambil menyelam minum air , sambil berhitung sambil menghilangkan kebosanan saat menunggu berbelanja.

Aliran rasa

Kali ini saya merasa tidak full dalam menghadapi challenge ini. Kebetulan bertepatan dengan launching si kecil di perut. Yang pada awalnya sudah merencanakan dan sudah ada beberapa kegiatan yang tersimpan setelah kehadiran si kecil seperti buyar semuanya. Kegiatan tidak terkendali dan saya pun mulai disibukan dengan sikecil. Semoga challenge ke depan bisa diikuti dengan baik